Wabub Minta Perbup Wajib Masker Disosialisasi

Wabub Minta Perbup Wajib Masker Disosialisasi

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun saat ini terus berupaya melakukan pencegahan untuk memutus mata rantai penyeberan Pendemi Covid 19. Upaya seperti penyemprotan Disinfektan, penyedian fasilitas cuci tangan, rapid test, uji swab, pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan hingga mengeluarkan Perbup terkait peraturan wajib masker seluruh masyarakat Sarolangun juga telah dilakukan.

Bahkan belum lama ini Pemkab Sarolangun melakukan razia wajib masker terhadap para ASN dilingkungan Pemkab Sarolangun, meskipun begitu kenyataannya masih banyak juga masyarakat Sarolangun yang tidak menggunakan masker saat berada diluar rumah.

Menanggapi hal itu Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri mengatakan, Pemkab Sarolangun terus melakukan sosialisi wajib masker kepada masyarakat, namun untuk saat ini sosialisasi masih dilakukan secara persuasif sebelum nantinya akan diberikan sanksi kepada para masyarakat yang masih melanggar aturan wajib masker sesuai dengan perbup tersebut.

“Kita terus laksanakan sosialisasi, juga melalui kesbangpol dan satpol PP, namun untuk saat ini masih kita lakukan secara persuasif dulu, setelah itu nantinya baru kita ambil tindakan sesuai dengan perbup itu sendiri,” katanya usai menghadiri Sunatan Massal di Kecamatan CNG Selasa, (08/09) kemarin.

Tak hanya itu, Wakil Bupati Sarolangun juga meminta para Camat, Kades dan Lurah dalam Kabupaten Sarolangun untuk proaktif melakukan sosialisasi ketengah tengah masyarakat terkait dengan perbup wajib masker yang yelah dikeluarkan.

“Kita sudah undang seluruh Camat untuk ikut mesosialisasikan perbup wajib masker, untuk dapat dilaksanakan ditingkat Desa dan kelurahan, sehingga apa yang tertuang dalam perbup tersebut betul-betul bisa dipahami masyarakat kita,” jelasnya.

Wabup Hillal juga berharap suport dan dukungan masyarakat Sarolangun terkait dengan penetapan perbup wajib masker tersebut, sehingga upaya yang telah dilakukan Pemkab Sarolangun mampu mencegah dan memutus mata rantai penyebaran pendemi Covid 19.

“Kita sama sama berharap dan berdo’a agar pendemi covid 19 ini cepat berakhir,” tandasnya.(se32).